artikel

Tawakkal Kepada Allah

Siapa yang yakin kepada Allah niscaya Dia akan membuatnya kaya. Siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupi kebutuhannya.

Siapa yang takut kepada Allah niscaya Dia akan mengurangi rasa takutnya kepada manusia. Siapa yang mengenal Allah telah sempurnalah pengetahuannya.

Suatu saat Khalifah Hisyam ibn Abdil Malik bersama Salim ibn Abdullah ibn Umar ibnul Khatthab radhiyallahu anhum memasuki Ka’bah. Hisyam berkata kepada Salim, “Hai Salim, mintalah kepadaku apa yang engkau butuhkan.”

Salim menjawab, “Sungguh aku malu kepada Allah bila aku meminta kebutuhanku kepada selain-Nya padahal aku sedang berada di rumah-Nya.”

Salim keluar dari Ka’bah diikuti oleh Hisyam seraya berkata kepada Salim, “Sekarang engkau sudah berada diluar Ka’bah maka mintalah kepadaku apa yang engkau butuhkan.”

Salim bertanya, “Yang engkau tanyakan itu tentang kebutuhan dunia atau akhirat? ”

Hisyam menjawab, “Tentu saja kebutuhan dunia.”

Salim berkata, “Aku tidak pernah meminta dunia kepada pemiliknya (yakni Allah), bagaimana mungkin aku memintanya kepadamu yang bukan pemiliknya?”

Ada pelajaran dari kisah diatas bahwa kekayaan sejati ada di dalam hati bukan pada apa yang nampak, karena siapa yang hati atau jiwanya kaya maka ragapun akan kaya dan sebaliknya siapa yang miskin hatinya maka harta kekayaan yang dimilikinya tidak pernah sama sekali tak pernah membuatnya kaya.

Inna ma’al ‘usri yusraaa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s