artikel

Hati-hati Berteman

Image

Revi dulunya adalah gadis yang patuh pada orang tua. Tidak pernah sekalipun dia keluar rumah tanpa ijin orang tua. Pulang sekolah selalu langsung pulang, tidak mampir kemana-mana. Kalaupun main kerumah teman, pasti seijin ortunya. Tapi itu dulu, semenjak dia punya geng centil diapun semakin suka kongkow di mall, warnet, cafe dan tempat nongkrong lainnya yang asyik. Sampai rumahpun bisa sampai sore. Sholatpun kadang terlewat atau bahkan tidak tepat waktu. Ketika ditanya ortunya, ah aku ini udah gede ma, jangan kuatir bisa jaga diri koq…

Lain lagi dengan si Diqo, tiap hari kerjaannya main game onlen. Kalo udah didepan kompi, wah bisa tahan berjam-jam. Nggak peduli mata dah perih. Apalagi klo bareng-bareng ma temannya, wah bisa saling sumpah serapah tuh. Kalau lagi bosen, iseng-iseng buka film bokep alias film porno. Padahal mereka baru aja dewasa lho. Malam minggu, nongkrong sama teman sekolahan sambil nenteng miras (minuman keras), sambil rokok ditangan. Biar dianggap orang gagah kali ya klo udah teler. Padahal Diqo dulunya rajin mengaji di masjid. Tapi semenjak masuk SMP, dan gaul sama teman-teman gengnya sekarang dah jarang ke masjid.

Sobat Iscer, gambaran tokoh fiktif diatas sering kita jumpai lho di sekitar kita. Banyak yang dulunya ketika masih kecil suka pergi ke masjid, ikut TPA/TPQ. Tapi semenjak bertemu teman-teman baru yang nggak hobi ngaji, iapun menjadi tidak suka ngaji. Wah, kalau sudah nggak suka ngaji, sholatpun lewat. Boro-boro lewat, bahkan jarang sholat. Paling seminggu sekali itupun klo nggak ketiduran.

Itulah sobat Iscer, pentingnya kita mencari teman yang baik. Banyak kita yang terjerumus ke dalam lubang kemakisatan dan kesesatan karena pengaruh teman bergaul yang jelek. Namun juga tidak sedikit kita yang mendapatkan hidayah dan banyak kebaikan disebabkan bergaul dengan teman-teman yang sholeh. Ibaratnya nih seperti sabda Rasulullah SAW :

Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari Muslim )

Bukan berarti kita nggak boleh berteman dengan tukang las dan harus berteman dengan penjual minyak wangi. Bukan begitu, maksudnya kita mencari teman yang bisa memberi pengaruh positif lah buat kita, gitchu sobat iscer.

Kalau teman kita baik, tentunya kita juga menjadi baik, atau minimal kita malulah mau berbuat buruk. Atau ketika berbuat buruk dia mengingatkan. Oke nggak sobat iscer.

Apalagi kalau teman gaul kita nih hobinya sama, yaitu ngaji bareng…wuiiih asyik sekali. Teman dunia akhirat deh yang kayak ginian…Mantaaaaafff.

Lagipula teman buruk bukan hanya berpengaruh pada perilaku kita, tetapi citra atau kesan kita di teman-teman lainnya juga berpengaruh lho. Klo teman kita pemabuk, nanti kita dikiranya pemabuk pula….padahal nggak pernah tuh.

“Orang itu tergantung agama (akhlaq) teman dekatnya. Maka hendaklah seseorang diantara kalian melihat siapa yang menjadi teman dekatnya”. (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Tuh…Mulai sekarang kita cari teman yang baik yuk…yuuuuuuk.

Teman yang buruk, kita bertemannya secukupnya aja jangan terlalu akrab kecuali kita bisa mengingatkan dia….okis…okis deh

UNTUKMU SAHABAT

Seindah cahaya pagi yang menyingsing pagi……
Seindah belaian katulistiwa yang memancar………
Seindah gelora kasih yang bersemayam direlung hati……….
Seindah persahabatan yang hari ini kita jalin…….
Bintang-bintang bersinar gemerlap………
Rembulan tersenyum dengan indahnya…….
Komet Halley berlintas dengan cemerlang……….
Seindah persahabatan yg hari ini kita rekat……..
Ku bersyukur mendapakan engkau kawan….
Ku bersyukur berteman denganmu kawan…
Ku berharap ini tak kan bias……….
Ku berharap ini kan nyata……….
Satu yang ku harapkan darimu teman………
Jadikan hidup ini indah dengan kepedulian………
Kepedulianmu terhadap sekelilingmu…..
Kepedulianmu terhadap temanmu kawan………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s